Injury Time


Tik..tok..tik..tok..tik..tok…

Si jarum detik terdengar makin kencang di setiap gerakannya seakan meminta seluruh perhatian. Membuatku selalu menoleh padanya untuk memastikan waktu. Mengingatkanku bahwa ini sudah jauh melebihi jam berakhirnya jagaku. Menggodaku untuk segera mengambil tas dan melenggang pulang.

Tik..tok..tik..tok..tik..tok…

Suara si jarum makin kencang dan kencang. Seolah membentuk pertanyaan mengapa aku masih di sini? Seolah memprotes mengapa aku tak melakukan hal-hal berguna sambil menunggu? Seolah menuntut alasan mengapa aku tak menyelesaikan saja tumpukan tugas-tugasku?

Tik..tok..tik..tok..tik..tok…

Hei, janganlah makin mengencangkan suaramu, wahai jarum detik! Aku bukanlah menganggur di sini. Aku tidaklah melakukan hal tersia-sia saat ini. Aku melatih kesabaranku, menunggu penggantiku yang terlambat datang untuk ke-sekian kali. Aku menambah wawasan berita, membuka lembar-lembar koran beberapa hari ini. Aku berlatih menulis, melalui postingan ini.

Tik..tok..tik..tok..tik..tok…

Akhirnya dirimu mengertiku sedikit, jarum detik. Suaramu sudah memelan dan tak lagi mengusik ketenangan. Bagai senandung pengiring penantianku. Membiarkanku melakukan yang bisa kulakukan. Menjadi kawan temaniku bekerja dalam diam.

Tik..tok..tik..tok..tik..tok…

#ahad,220712,@RB,menantikan saat pulang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s