Senggang time, after ‘kacau’


Dan jarum jam makin bergeser menuju larutnya malam. Pun demikian kota ini masih diramaikan hiruk pikuk kendaraan. Baru beberapa saat yang lalu reda kepanikan akibat email terakhir yang masuk. Selalu pada detik-detik terakhir. Selalu nyaris melampaui tenggat waktu. Lagi-lagi keluh kesah diri, lagi-lagi pembelaan diri dan penumpahan pada orang lain. Atas betapa kacaunya hari.

Semua ada waktunya, semua punya rizkinya, semua telah diatur bagiannya masing-masing. Banyak cabang jalan ditemui, dan cabang-cabang itu saling bersilangan, menyebar, berbelok, lurus dengan tegas, bahkan berputar-putar saja. Dari A menuju D, tak melulu lewat B atau C, bisa panjang mengelilingi L, atau pintas lurus tegas pada D.

Ada kala melihat jalan di belakang, merenungi segala pilihan, bahkan menyesali beberapa. Kala lain melihat ke depan, menjulurkan leher sejauh mungkin tuk menerawang jalan di depan, meski bukan dukun tapi mencoba meramal pilihan dengan hitungan.

Atas segala keadaan hari ini, yang didapatkan maupun yang kehilangan hingga waktu ini, hembusan napas hingga detik ini, tak cukup kata syukur untuk diucap. Maka hanya dapat meminta belas kasih ampunan, untuk tiap penyesalan, tiap keluhan, tiap desahan, tiap dugaan buruk, tiap kedengkian atas nasib orang lain, tiap keirian, tiap keburukan yang sering mampir bahkan mendiami segenggam daging dalam dada. Moga esok datang dalam damai, moga dapat melihat tiap kebaikan yang memenuhi hari, moga rencana berjalan sebagaimana mesti.

—-Krusher’s kfc, 07062012, 09.59—-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s