Saat idealisme terbentur realita


Kemarin monday writing mania.. eh,skrg br ngepost pas tuesday. ckck, dsr emang konsistensi menulis tu susye tuk dijalankan…
Kali ini sy kepingin berbagi ttg masalah idealisme. Lho..yg dibagi kok masalah? iyalah,kalo ga jd masalah mah ga bakal kepikiran trs, hehehe…
Misalnya dibandingkan antara bicara idealisme saat qt “muda” (SMA ato kuli_ah) dg saat qt tlh lulus dan mnghadapi dunia yg “sebenarnya”, pastilah ada perbedaan yg signifikan pd kebanyakan orang. Saat qt muda, idealisme mmbuat qt menggebu2 dan bersemangat utk mnyumbangkan byk hal bermanfaat bagi masyarakat. Dan akan sgt tidak suka, bahkan menentang dan ‘protes’ pd mereka2 (trutama org dewasa) yg telah merugikan (mendzolimi) byk org. Kalau saat itu qt diminta memilih antara kepentingan org byk dan kepentingan diri sendiri, kbanyakan dg cpt memilih yg pertama.
Nah, kalau pilihan itu dilontarkan saat qt tlh lulus dan memasuki dunia nyata, akan samakah pilihan yg qt ambil?
Seperti yg terjadi pd sy saat ini, dimintai tolong utk sesuatu yg baik bagi org banyak, tapi pd akhirnya sy tolak sebab pertimbangan untung ruginya bagi diri sy… Pdhl dulu, pastilah dg cepat sy terima… T_T
Susahnya mjd org dewasa, pertimbangan akan byk dipengaruhi oleh godaan materi, meski mmg sgt membutuhkan tapi selalu ada pilihan utk berkata “jgn pikirkan materi…”.

Selasa malam, 7-2-2012
-menunggu pergantian jaga-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s